Robert Kiyosaki: Beli Bitcoin Sebelum Krisis Melanda
Table of Contents
Robert Kiyosaki, penulis buku best‑seller Rich Dad Poor Dad, kembali menyerukan agar investor mempertimbangkan membeli Bitcoin sebelum krisis melanda. Dia menegaskan, saat ini adalah waktu yang tepat untuk “back up the truck” — membeli lebih banyak saat harga turun, sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi krisis global.
📌 Tren & Strategi Kiyosaki
- Menurutnya, krisis ekonomi global mulai terlihat—didorong utang AS yang membengkak (termasuk student loan senilai US$1,6–230 triliun), dan ketergantungan bailout atas bank sentral.
- Kiyosaki menyebut utang dan mata uang fiat “rusak” dan menganggap Bitcoin sebagai "uang dengan integritas", plus emas dan perak sebagai aset aman lainnya.
- Dia menekankan mindset “beli saat harga turun” (buy low) dan “HODL”: ketika pasar melemah, itu saatnya menambah posisi, bukan menjual.
🔹 Aksi Kiyosaki Terkini
Pada akhir Juni 2025, Kiyosaki menyebut harga Bitcoin US$107.000 sebagai “priceless” dan mengaku masih terus membeli, meyakini kelak akan mencapai US$175.000–350.000 (~Rp5,6 miliar).
🔒 Mengapa sekarang?
- Menurut Kiyosaki, kita sedang memasuki fase “Depresi Terbesar”—jika investor bertahan pada mata uang fiat atau aset lunak, mereka bisa menghancurkan kekayaan sendiri.
- Transisi ke aset keras—Bitcoin, emas, perak—dianggapnya sebagai benteng terbaik sebelum keruntuhan lebih dalam.
Kesimpulan: Kiyosaki menilai saat ini adalah momen krusial: harga Bitcoin tinggi bukan kendala, melainkan peluang. Krisis besar bisa terjadi, dan aset keraslah jaring pengaman terbaik. Strateginya: beli saat turun, pegang kuat, dan lindungi aset sebelum terlambat.
Jika ingin memahami dampak potensial krisis dan strategi aset tangguh ala Kiyosaki, terus ikuti ulasan finansial dan crypto hanya di RumahKabar. Mari simak info terbaru di RumahKabar.
✦ Tanya AI
Saat ini AI kami sedang memiliki traffic tinggi silahkan coba beberapa saat lagi.