UMKU Dorong Digitalisasi UMKM melalui QRIS dan Fintech Halal di Kalilopo Kudus
- 1.1. (Dian Minnie)
Table of Contents
Kudus– Upaya peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)terus dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh dosenUniversitas Muhammadiyah Kudus di Desa Kalilopo, Kecamatan Gebog, KabupatenKudus. Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalammendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis digital. Perkembanganteknologi menuntut pelaku UMKM untuk lebih adaptif dalam menjalankan usahanya.Oleh karena itu, literasi digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
Kegiatanini mengusung tema Digital Branding Pemasaran Melalui Inovasi PembayaranDigital QRIS dan Fintech Halal. Fokus utama kegiatan adalah memberikanpemahaman kepada pelaku UMKM terkait pemanfaatan teknologi digital gunamendukung pengembangan usaha. Peserta juga diajak memahami pentingnya strategipemasaran berbasis digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Timpengabdian masyarakat yang merupakan penerima hibah RisetMu MajelisDiktilitbang PP Muhammadiyah ini diketuai oleh Yayuk Mudriastutik, S.T., M.T.,dengan anggota Tuti Nadhifah, S.E., M.E., Dian Rosita, S.Kom., S.H., M.H.,Anisa Solichati, S.Pd., M.T., serta Heni Risnawati, S.E., M.Si., Akt. Kegiatanini juga melibatkan mahasiswa yang turut berperan aktif sebagai pendampingteknis bagi peserta. Peran mahasiswa membantu menjembatani pemahaman teknologikepada masyarakat. Kolaborasi ini menjadi bentuk implementasi tridharmaperguruan tinggi.
Pelaksanaankegiatan mencakup penyampaian materi mengenai penggunaan QRIS sebagai sistempembayaran digital yang memudahkan transaksi non-tunai. Peserta diberikanpemahaman tentang manfaat QRIS dalam meningkatkan efisiensi dan profesionalitasusaha. Selain itu, edukasi terkait keamanan data juga disampaikan untukmenghindari potensi risiko kejahatan digital. Pemahaman ini penting agar pelaku UMKM dapat menggunakanteknologi secara aman dan bijak.
Pengenalan fintech halal turut menjadi bagian penting dalam kegiatan ini.Konsep ini memberikan alternatif layanan keuangan berbasis teknologi dengantetap mengedepankan prinsip-prinsip syariah. Dengan demikian, teknologi dannilai-nilai syariah dapat berjalan selaras.
Kegiatan berlangsungsecara interaktif melalui diskusi dan praktik langsung. Antusiasme pesertaterlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Banyak pesertayang mulai memahami bahwa digitalisasi dapat mendukung perkembangan usahamereka. Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM mampu meningkatkankapasitas dan daya saing di era ekonomi digital. (Dian Minnie)
✦ Tanya AI
Saat ini AI kami sedang memiliki traffic tinggi silahkan coba beberapa saat lagi.