Pelatih Barcelona Hansi Flick kini tengah memutar otak menyusul absennya Raphinha menjelang laga kontra Getafe pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Meski kehilangan salah satu pilar lini serang, Flick dikabarkan sudah menyiapkan enam opsi pemain berbeda untuk mengisi kekosongan tersebut guna mempertahankan ketajaman lini depan Blaugrana.

Kehilangan Raphinha menjadi tantangan bagi skema serangan Barcelona yang sedang dalam tren positif. Berdasarkan laporan dari Bola.com Dunia, Flick memiliki beberapa nama yang bisa memerankan berbagai peran di lini depan, baik sebagai penyerang tengah maupun penyerang sayap.

Opsi Penyerang Tengah dan Fleksibilitas Pemain

Salah satu nama yang mencuat sebagai pengganti potensial adalah Anthony Gordon. Pemain asal Inggris ini dinilai memiliki fleksibilitas tinggi dan pengalaman bermain sebagai penyerang tengah. Sejak sebelum musim bergulir, Flick memang sudah mempertimbangkan Gordon untuk mengisi posisi nomor sembilan jika dibutuhkan.

Selain Gordon, Karim Adeyemi juga masuk dalam daftar pertimbangan Flick. Walaupun sang pelatih belum merencanakan Adeyemi sebagai penyerang tengah utama, kecepatan dan kemampuan teknisnya tetap menjadi aset berharga yang bisa dimanfaatkan dalam situasi darurat di lini depan.

Peran Kreatif Dani Olmo dan Fermin Lopez

Hansi Flick juga memiliki opsi untuk menggunakan pemain dengan karakteristik gelandang serang namun memiliki insting tajam di kotak penalti. Dani Olmo dan Fermin Lopez adalah dua pemain yang bisa memberikan intensitas permainan tinggi melalui pressing ketat dan pergerakan tanpa bola yang dinamis.

Keduanya memang bukan penyerang tengah murni, tetapi kemampuan mereka dalam mengeksploitasi ruang kosong di pertahanan lawan sangat diandalkan. Strategi ini memungkinkan Barcelona tetap memberikan ancaman serius dari lini kedua tanpa harus terpaku pada kehadiran seorang target man tradisional.

Kreativitas Lamine Yamal di Sisi Sayap

Pilihan menarik lainnya tertuju pada talenta muda Lamine Yamal. Meski memiliki peluang lebih kecil untuk digeser ke tengah, Yamal tetap menjadi ancaman utama jika dimainkan di posisi aslinya, yakni sayap kanan. Kemampuan dribel dan kreativitasnya diprediksi akan menjadi kunci untuk membongkar pertahanan rapat Getafe.

Melalui pergerakan satu lawan satu, Yamal diharapkan mampu membuka ruang bagi rekan-rekannya di lini depan. Hansi Flick tampaknya akan sangat berhati-hati dalam menentukan komposisi final demi memastikan tiga poin tetap aman bagi Barcelona.

Simpulan

Absennya Raphinha tidak membuat Barcelona kehabisan akal di lini depan karena keberadaan enam pemain dengan karakteristik yang berbeda. Hansi Flick memiliki keleluasaan taktis untuk memilih antara menggunakan penyerang yang fleksibel seperti Gordon atau mengandalkan kreativitas dari lini kedua lewat Olmo dan Fermin Lopez.

Keputusan akhir mengenai siapa yang akan turun sebagai starter akan sangat bergantung pada kebutuhan strategi saat menghadapi Getafe. Pertandingan ini menjadi ujian bagi kedalaman skuad Barcelona dalam menjaga konsistensi performa mereka di kompetisi domestik.