Timnas Bangladesh bertekad bangkit saat menghadapi Singapura dalam lanjutan turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang sama-sama menelan kekalahan pada laga perdana dan masih menjaga asa untuk melangkah jauh.

Sebelumnya, langkah skuad berjuluk Harimau Bengal tersebut terganjal setelah takluk dari Malaysia. Kendati demikian, Hamza Choudhury dan rekan-rekan sempat menampilkan perlawanan serta menciptakan sejumlah peluang emas ke gawang lawan.

Peluang terbaik yang didapatkan Hamza Choudhury gagal berbuah gol. Di sisi lain, rapuhnya lini pertahanan akibat mudah ditembus umpan terobosan menjadi evaluasi utama bagi pelatih Thomas Dooley untuk segera dibenahi.

Bangladesh hanya memiliki waktu istirahat selama dua hari menjelang pertandingan krusial ini. Gelandang serang Shekh Morsalin mengajak rekan setimnya untuk segera melupakan hasil negatif dari Malaysia dan fokus penuh mengalahkan Singapura.

Kami sekarang memikirkan pertandingan berikutnya. Kami sedang menyusun rencana untuk memenangkan laga tersebut. Kami datang ke sini untuk menang. Semua orang harus menanamkan pola pikir bahwa kami datang untuk menjuarai turnamen ini. Jadi, kami ingin memenangkan pertandingan berikutnya; itulah target kami.

Pertemuan kontra Singapura bukan situasi baru bagi Bangladesh. Kedua tim pernah saling berhadapan dalam dua pertandingan sengit pada babak kualifikasi Piala Asia 2027.

Dalam dua pertemuan tersebut, Bangladesh selalu menelan kekalahan dengan skor tipis 1-2 dan 0-1. Kondisi ini menjadikan duel mendatang sebagai kesempatan emas untuk melakukan pembalasan.

Simpulan

Pertandingan antara Singapura dan Bangladesh dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 menjanjikan laga ketat. Kedua kesebelasan sama-sama mengincar kemenangan pertama demi menjaga peluang di turnamen.

Bagi Bangladesh, laga ini juga menjadi momentum penting untuk revans atas kekalahan sebelumnya sekaligus memperbaiki performa lini belakang mereka.