Jangan Lewatkan! Ini Niat Puasa Tasu’a dan Asyura Beserta Keutamaannya
- 1.1. Makna dan Sejarah Puasa Tasu’a dan Asyura
- 2.1. Lafal Niat Puasa Tasu’a dan Asyura
- 3.1. Niat Puasa Tasu’a:
- 4.1. Artinya:
- 5.1. Niat Puasa Asyura:
- 6.1. Artinya:
- 7.1. Keutamaan Puasa Tasu’a dan Asyura
- 8.1. Tips Menjalani Puasa dengan Khusyuk
- 9.1. Kesimpulan
- 10.1. Yuk, persiapkan diri untuk menyambut hari-hari mulia di bulan Muharram dengan berpuasa dan memperbanyak amal kebaikan!
- 11.1. ikuti terus berita dan artikel menarik dari RumahKabar.
Table of Contents
Puasa Tasu’a dan Asyura merupakan dua puasa sunnah yang sangat dianjurkan dalam bulan Muharram. Kedua hari ini memiliki sejarah dan keutamaan yang luar biasa dalam Islam. Puasa ini bukan hanya sekadar ibadah biasa, melainkan memiliki nilai spiritual yang tinggi serta menjadi bentuk kecintaan kepada sunnah Rasulullah SAW.
Puasa Tasu’a dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram, sedangkan puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Tahun 2025 ini, puasa Tasu’a diperkirakan jatuh pada tanggal 6 Juli 2025, dan puasa Asyura pada 7 Juli 2025, tergantung hasil rukyatul hilal dan kalender hijriyah lokal.
Makna dan Sejarah Puasa Tasu’a dan Asyura
Puasa Asyura memiliki sejarah panjang sejak zaman Nabi Musa AS. Dikisahkan dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW berpuasa pada hari Asyura karena pada hari itu Allah menyelamatkan Nabi Musa dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun. Sebagai bentuk syukur, Nabi Musa pun berpuasa. Rasulullah SAW pun mengikutinya dan menganjurkan umatnya untuk berpuasa di hari itu.
Sementara puasa Tasu’a, yaitu sehari sebelum Asyura, disyariatkan oleh Rasulullah SAW untuk membedakan umat Islam dari kaum Yahudi yang juga berpuasa di hari Asyura. Maka dari itu, beliau menganjurkan untuk menambahkan satu hari sebelumnya, yakni tanggal 9 Muharram, agar tidak menyerupai praktik puasa mereka.
Lafal Niat Puasa Tasu’a dan Asyura
Seperti puasa lainnya, niat menjadi syarat sah dalam menjalankan puasa. Niat bisa dilakukan di malam hari hingga sebelum terbit fajar. Berikut ini lafal niat puasa Tasu’a dan Asyura:
Niat Puasa Tasu’a:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوعَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: Aku berniat puasa Tasu’a sunnah karena Allah Ta’ala.
Niat Puasa Asyura:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: Aku berniat puasa Asyura sunnah karena Allah Ta’ala.
Keutamaan Puasa Tasu’a dan Asyura
Puasa pada hari Asyura memiliki ganjaran yang sangat besar, seperti disebutkan dalam hadits riwayat Muslim:
“Puasa hari Asyura, aku berharap kepada Allah dapat menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)
Hadits ini menunjukkan betapa besar pahala yang bisa diraih hanya dengan menjalankan satu hari puasa. Adapun puasa Tasu’a, selain mengikuti sunnah Rasul, juga menunjukkan semangat kita dalam membedakan diri dari praktik ibadah umat terdahulu yang keliru.
Tips Menjalani Puasa dengan Khusyuk
Agar puasa Tasu’a dan Asyura tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus, berikut beberapa tips agar ibadah puasa kita semakin maksimal:
- Perbanyak membaca Al-Qur’an dan berdzikir.
- Hindari perbuatan sia-sia dan ghibah.
- Perbanyak sedekah kepada fakir miskin.
- Niatkan puasa dengan ikhlas dan penuh harap ampunan dari Allah.
Kesimpulan
Puasa Tasu’a dan Asyura merupakan bentuk ibadah yang dicintai Allah dan sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dengan niat yang tulus, kita tidak hanya mendapatkan pahala besar, tetapi juga keberkahan hidup serta penghapusan dosa selama satu tahun terakhir. Jangan sampai melewatkan momen istimewa ini yang hanya datang sekali dalam setahun.
Yuk, persiapkan diri untuk menyambut hari-hari mulia di bulan Muharram dengan berpuasa dan memperbanyak amal kebaikan!
Untuk informasi islami lainnya yang menginspirasi dan menenangkan hati, ikuti terus berita dan artikel menarik dari RumahKabar.
✦ Tanya AI
Saat ini AI kami sedang memiliki traffic tinggi silahkan coba beberapa saat lagi.