Korsel Mulai Salurkan Bantuan Tunai untuk Warga, Targetkan Peningkatan Konsumsi Nasional

RumahKabar
06, Juli, 2025, 10:33:00
Korsel Mulai Salurkan Bantuan Tunai untuk Warga, Targetkan Peningkatan Konsumsi Nasional

    Table of Contents

Pemerintah Korea Selatan (Korsel) akan mulai mendistribusikan bantuan tunai kepada seluruh warga negara pada 21 Juli 2025 sebagai bagian dari program stimulus ekonomi yang bertujuan merangsang konsumsi domestik. Bantuan ini merupakan bagian dari anggaran tambahan pertama yang disahkan oleh pemerintahan Presiden Lee Jae Myung, yang bertujuan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Program bantuan tunai ini akan memberikan pembayaran satu kali sebesar 150 ribu won (sekitar Rp1,7 juta) kepada semua warga negara yang tinggal di Korsel pada 18 Juni 2025. Pembayaran tahap pertama ini ditujukan untuk meningkatkan belanja konsumen secara nasional, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembayaran tahap kedua yang akan dilaksanakan antara 22 September dan 31 Oktober 2025, dengan memberikan tambahan 100 ribu won (sekitar Rp1,1 juta) kepada 90 persen penerima pendapatan terbawah.

Bantuan tambahan ini akan disesuaikan dengan tingkat pendapatan masing-masing individu. Mereka yang berada di kategori rumah tangga hampir miskin atau keluarga dengan orang tua tunggal akan menerima bantuan sebesar 300 ribu won (sekitar Rp3,5 juta), sementara penerima tunjangan hidup dasar akan mendapatkan 400 ribu won (sekitar Rp4,7 juta).

Seluruh proses pencairan bantuan ini akan didasarkan pada penyaringan pendapatan terperinci yang mengacu pada premi asuransi kesehatan nasional. Kriteria kelayakan akan diumumkan pada bulan September mendatang. Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat mempercepat pemulihan ekonomi dan memastikan bantuan tepat sasaran, serta memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan.

"Kami akan memastikan persiapan menyeluruh untuk peluncuran pembayaran ini sehingga dapat berfungsi sebagai katalisator pemulihan ekonomi dengan meningkatkan konsumsi dan mendukung mereka yang membutuhkan," kata Wakil Menteri Dalam Negeri Korsel, Kim Min-jae, yang memimpin gugus tugas antar lembaga yang mengawasi program bantuan ini.

Langkah ini mengikuti persetujuan Kabinet Korsel atas anggaran tambahan sebesar 31,8 triliun won (sekitar Rp378,5 triliun) yang disahkan oleh Majelis Nasional Korsel pada Jumat, 4 Juli 2025. Pemerintah Korsel berharap bahwa dengan distribusi bantuan ini, daya beli masyarakat akan meningkat, yang pada gilirannya dapat memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Ikuti terus informasi terbaru dari RumahKabar untuk update terkini mengenai kebijakan ekonomi dan berita lainnya.

Silahkan baca artikel selengkapnya di bawah ini.