Gunung Fuji Dibuka Lagi, Kuota 4.000 Pendaki Per Hari
- 1.1. 4.000 orang per hari
- 2.1. 2.000 yen
- 3.1. RumahKabar
Table of Contents
Pada awal Juli 2025, Pemerintah Prefektur Yamanashi resmi membuka kembali jalur pendakian Gunung Fuji, salah satu ikon wisata paling terkenal di Jepang. Pembukaan ini membawa kabar baik bagi para pencinta alam dan pendaki gunung dari seluruh dunia yang telah menanti kesempatan untuk menaklukkan puncak tertinggi di Jepang tersebut.
Namun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kini pendakian Gunung Fuji menerapkan kuota maksimal sebanyak 4.000 orang per hari. Kebijakan ini diterapkan untuk mengurangi kerusakan lingkungan serta menjaga keselamatan para pendaki, mengingat lonjakan jumlah wisatawan yang terjadi beberapa tahun terakhir telah menimbulkan kekhawatiran terhadap ekosistem dan infrastruktur pendakian.
Pendaki yang ingin mencoba jalur Yoshida, salah satu jalur paling populer, kini diwajibkan untuk melakukan reservasi online terlebih dahulu. Tanpa reservasi, pendaki tidak akan diperkenankan untuk melanjutkan perjalanan ke puncak. Pemerintah setempat berharap dengan sistem ini, pengelolaan jumlah pendaki bisa lebih terkendali dan pengalaman pendakian menjadi lebih aman serta nyaman.
Selain pembatasan jumlah pendaki, ada pula biaya kontribusi sebesar 2.000 yen per orang. Biaya ini digunakan untuk pemeliharaan jalur, pengelolaan sampah, dan penyediaan fasilitas darurat seperti pos kesehatan serta toilet umum yang layak. Kontribusi ini bersifat wajib bagi siapa pun yang hendak mendaki melalui jalur resmi.
Gunung Fuji sendiri memiliki tinggi 3.776 meter dan termasuk dalam situs warisan dunia UNESCO. Musim pendakian biasanya dimulai pada awal Juli hingga awal September setiap tahunnya. Selama musim ini, cuaca cenderung lebih stabil dan jalur lebih aman untuk dilalui, meskipun pendaki tetap diimbau untuk mempersiapkan fisik dan perlengkapan dengan baik.
Pemerintah juga memberikan himbauan keras untuk tidak melakukan bullet climbing atau pendakian tanpa istirahat semalaman. Aktivitas ini tidak hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga dapat mengganggu pendaki lain. Pendaki disarankan untuk menginap di pondok-pondok yang tersedia sepanjang jalur agar dapat beradaptasi dengan ketinggian dan menghindari altitude sickness.
Kembali dibukanya Gunung Fuji menjadi momentum penting bagi pemulihan pariwisata lokal. Banyak pelaku usaha seperti penginapan, toko oleh-oleh, dan penyedia transportasi mulai bergairah menyambut musim pendakian ini. Dengan protokol yang lebih tertib dan sistem yang lebih modern, pendakian kali ini diharapkan menjadi lebih berkesan dan aman.
Jika Anda berencana mendaki Gunung Fuji tahun ini, pastikan untuk mendaftarkan diri lebih awal dan mematuhi semua aturan yang berlaku. Persiapkan fisik, perlengkapan, serta mental agar pengalaman mendaki gunung legendaris ini menjadi momen yang tak terlupakan.
Ikuti terus informasi terbaru seputar perjalanan, wisata, dan berita terkini lainnya hanya di RumahKabar.
✦ Tanya AI
Saat ini AI kami sedang memiliki traffic tinggi silahkan coba beberapa saat lagi.