Timnas Italia sukses membungkam Turki dengan skor 3-1 pada laga lanjutan UEFA Nations League di Stadion Renato Dall’Ara, Bologna, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini diwarnai pengakuan pelatih Roberto Mancini mengenai ritme permainan Gli Azzurri yang dianggapnya belum maksimal akibat rotasi pemain besar-besaran.
Dalam laga tersebut, Roberto Mancini melakukan sembilan perubahan pemain dibandingkan susunan tim pada pertandingan sebelumnya. Perubahan radikal ini berdampak pada koordinasi antarpemain di lapangan yang terlihat kurang cair sejak menit awal pertandingan dimulai.
Turki tampil cukup mengejutkan dengan mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Tim tamu sempat menguasai jalannya laga pada babak pertama dan melancarkan beberapa tekanan berbahaya ke arah gawang yang dikawal Gianluigi Donnarumma.
Rotasi Pemain dan Masalah Kelancaran Permainan
Roberto Mancini mengungkapkan bahwa dirinya sudah memperkirakan timnya akan sedikit kehilangan kelancaran permainan. Keputusan untuk merombak hampir seluruh skuad inti memang disengaja untuk menguji kedalaman tim di kompetisi Nations League.
Kurangnya kreativitas di lini tengah sempat membuat Italia kesulitan membongkar pertahanan Turki. Masalah efektivitas serangan ini seolah mempertegas pernyataan sebelumnya saat Mancini akui Timnas Italia sulit temukan sosok selevel Totti dan Del Piero untuk mengisi peran pengatur serangan.
Meskipun demikian, Gli Azzurri berhasil memecah kebuntuan melalui aksi Gianluca Scamacca. Penyerang tersebut memanfaatkan bola pantulan untuk membawa tuan rumah unggul lebih dulu, meski keunggulan tersebut tidak bertahan lama.
Riccardo Calafiori Cetak Gol Perdana
Turki sempat memberikan perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak oleh Aral Simsir. Gol tersebut sempat membuat jalannya pertandingan menjadi lebih sulit bagi tim tuan rumah yang sedang berupaya mengembalikan ritme permainan.
Kebangkitan Italia terjadi pada babak kedua ketika Riccardo Calafiori mencetak gol kedua sekaligus gol perdana bagi bek tersebut di level tim nasional senior. Gol ini menjadi momen emosional bagi Calafiori yang tampil solid sepanjang pertandingan.
Kemenangan Italia akhirnya dipastikan melalui gol penutup yang dicetak oleh Pio Esposito. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memberikan poin penuh bagi Gli Azzurri di hadapan pendukungnya sendiri di Bologna.
Simpulan
Timnas Italia berhasil mengamankan kemenangan 3-1 atas Turki dalam ajang UEFA Nations League meski harus melewati laga yang cukup sulit. Performa Turki yang dominan di awal laga sempat memberikan tekanan bagi lini pertahanan Italia.
Roberto Mancini menekankan bahwa ketidakharmonisan permainan dalam laga ini merupakan konsekuensi logis dari sembilan pergantian pemain yang ia terapkan. Fokus tim selanjutnya adalah meningkatkan konsistensi permainan terlepas dari siapapun pemain yang diturunkan dalam pertandingan mendatang.