Pemain Timnas Inggris, Anthony Gordon, memberikan pembelaan terhadap keputusan pelatih Thomas Tuchel yang menariknya keluar lapangan saat The Three Lions menelan kekalahan dari Spanyol. Gordon menilai timnya masih mampu memberikan perlawanan sengit dan tidak terpaut terlalu jauh kualitasnya dari sang juara dunia.

Menurut Gordon, proses terjadinya gol-gol dari tim lawan sebenarnya lebih banyak bersumber dari kesalahan lini sendiri. Pada level kompetisi tertinggi seperti itu, ia menegaskan bahwa timnya tidak boleh melakukan kecerobohan sekecil apa pun.

Pertandingan tersebut digambarkan oleh Gordon berjalan seperti sebuah wahana permainan rollercoaster. Ia meyakini duel itu menyajikan tontonan yang sangat menarik bagi para suporter yang menyaksikannya sekaligus seru untuk dijalani di atas lapangan.

Lebih lanjut, keunggulan kualitas Timnas Spanyol terlihat jelas ketika mereka berhasil membalikkan keadaan di laga tersebut. La Roja dinilai mampu memegang kendali penguasaan bola dengan sangat baik setelah berhasil mencetak gol ketiga ke gawang Inggris.

Menghadapi tim dengan kemampuan menguasai bola yang matang membuat para pemain Inggris harus bekerja keras melakukan pengejaran sepanjang pertandingan. Meski demikian, hasil negatif ini dipandang bukan sebagai cerminan bahwa skuad asuhan Thomas Tuchel tertinggal jauh dari sang lawan.

Kekalahan dari tim terbaik dunia tersebut justru membuktikan di dalam benak Gordon bahwa jarak kemampuan kedua kesebelasan tidak begitu lebar. Skuad Inggris hanya perlu menghindari berbagai kesalahan sendiri agar bisa bersaing secara optimal di level tertinggi sepak bola internasional.