Manajer Timnas Inggris Thomas Tuchel mengakui sektor lini pertahanan The Three Lions masih menjadi persoalan serius setelah timnya menelan kekalahan 2-3 dari Spanyol dalam ajang UEFA Nations League pada September 2026.

Hasil minor tersebut memperpanjang catatan buruk pertahanan tim asuhannya. Inggris tercatat sudah kebobolan 13 gol dalam enam pertandingan terakhir yang telah mereka jalani.

Setelah kekalahan dari juara dunia tersebut, skuad Tiga Singa dijadwalkan bertandang menghadapi Republik Ceko di Praha pada Rabu (30/9/2026) dini hari WIB.

Sorotan terhadap performa tim ini muncul setelah laga sebelumnya, di mana Spanyol perpanjang rekor tak terkalahkan usai kalahkan Inggris di Wembley dalam kompetisi yang sama.

Evaluasi Blunder Pemain Belakang

Mantan pelatih Chelsea itu meminta para pemainnya agar tampil lebih tenang serta klinis ketika menyusun serangan dari area pertahanan sendiri.

Tuchel menilai anak asuhnya kerap membuat situasi berbahaya akibat kelalaian mereka sendiri saat memegang bola di dekat gawang.

"Kami perlu meningkatkan performa karena ketika kami menguasai bola, justru menjadi ancaman terbesar bagi diri kami sendiri di sekitar kotak penalti," ujar Tuchel via The Sun.

Pelatih asal Jerman tersebut juga menyoroti banyaknya kesalahan individu yang terjadi selama pertandingan berlangsung.

"Kami terlalu banyak melakukan kesalahan individu saat menguasai bola, terutama dalam membangun serangan dari lini belakang," tutur Tuchel menambahkan.

Di tengah tekanan taktik yang diterapkan sang manajer, dukungan internal tim tetap mengalir sebagaimana Anthony Gordon bela keputusan Thomas Tuchel usai Inggris kalah dari Spanyol beberapa waktu lalu.

Simpulan

Lini pertahanan Timnas Inggris menjadi fokus utama pembenahan Thomas Tuchel setelah gawang mereka kebobolan 13 gol dari enam pertandingan terakhir.

Tuchel menuntut anak asuhnya mengurangi kesalahan individu dan bermain lebih tenang saat menghadapi laga tandang kontra Republik Ceko di Praha.