Peristiwa ledakan tabung gas di Cilincing melanda sebuah rumah kontrakan di kawasan Kalibaru, Jakarta Utara, pada Senin, 5 Oktober 2026. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang penghuni mengalami luka bakar dan merusak fisik bangunan tempat tinggal tersebut.

Ledakan bersumber dari tabung gas berukuran 3 kilogram yang baru saja dipasang. Korban yang terluka langsung dievakuasi warga guna memperoleh penanganan medis darurat atas luka yang dideritanya.

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subarsi mengonfirmasi peristiwa tersebut kepada wartawan pada Senin, 5 Oktober 2026. Polisi memastikan satu korban telah dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Akibat kejadian itu, seorang penghuni rumah mengalami luka bakar dan harus mendapat perawatan medis di RSUD Cilincing,” kata Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subarsi, Senin (5/10/2026).

Kronologi Pemasangan Tabung Gas Sebelum Ledakan

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, insiden bermula saat korban tengah memasang tabung elpiji yang baru dibelinya ke saluran kompor. Proses pemasangan regulator tabung sempat mengalami kendala teknis berulang kali.

“Saat pemasangan regulator, korban sempat mencoba hingga tiga kali karena gas terus keluar,” ujar Bobi.

Korban selanjutnya mencoba memasang regulator tersebut untuk keempat kalinya hingga akhirnya berhasil terpasang. Setelah regulator terpasang, korban berupaya menyalakan pemantik kompor, namun api tidak kunjung menyala.

Menyadari kompor tidak menyala, korban langsung mematikan kembali tombol kompor tersebut. Sesaat setelah upaya menyalakan kompor dihentikan, dentuman keras mendadak muncul dari dalam ruangan.

“Korban kemudian mematikan kompor. Tak lama berselang, tiba-tiba terjadi ledakan di dalam rumah,” ungkapnya.

Dampak Kerusakan Fisik Bangunan Kontrakan

Hentakan akibat ledakan tabung gas di Cilincing tersebut menimbulkan getaran kuat yang merusak konstruksi rumah sewa tersebut. Sebagian besar atap kontrakan hancur akibat tekanan udara dari dalam ruangan.

AKP Bobi Subarsi menuturkan bahwa selain menimbulkan korban luka, ledakan juga menyebabkan bagian atap kontrakan mengalami kerusakan yang cukup parah. Material atap porak-poranda akibat hempasan energi ledakan gas elpiji tersebut.

Petugas kepolisian mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat mencium bau gas menyengat di dalam ruangan tertutup. Sirkulasi udara perlu dibuka lebar sebelum menyalakan sumber api apa pun guna menghindari akumulasi gas yang rentan memicu ledakan.

Simpulan

Insiden ledakan tabung gas berukuran 3 kilogram di sebuah kontrakan di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara melukai satu orang penghuni pada Senin, 5 Oktober 2026. Korban saat ini menjalani penanganan medis di RSUD Cilincing akibat luka bakar yang dialaminya.

Peristiwa terjadi sesaat setelah proses pemasangan regulator yang sempat terkendala kebocoran gas. Pihak kepolisian mencatat kerusakan parah pada bagian atap bangunan kontrakan akibat hempasan ledakan tersebut.